Paus Leo: Peduli
terhadap orang miskin itu sulit tetapi bagian integral dari kehidupan Kristiani
Dalam
pertemuannya dengan para anggota Karitas Katolik Amerika Serikat, Paus Leo
mendorong Affiliasi Karitas Amerika untuk tidak pernah menyerah pada keputusasaan
sekalipun banyak tantangan, tidak ada pilihan lain bahwa kepedulian terhadap
orang miskin adalah sebuah bagian integral dari kehidupan Kristiani yang
otentik.
Paus
Leo bertemu pada Senin (04/05) dengan para anggota Dewan Direksi Karitas Katolik
Amerika Serikat, para anggota Karitas Internasional, lembaga amal gereja. Dalam
sapaannya, Bapa Suci mengakui bahwa kesulitan pribadi dan institusional sering
kali dihadapi oleh mereka yang berupaya mewartakan Injil melalui kepedulian
terhadap kaum miskin dan yang sangat membutuhkan.
“Itu
termasuk menemukan sumber yang memadai, menunjukkan kepada yang lain bahwa tipe
dari pelayanan ini merupakan bagian intergral dari keautentikan kehidupan
Kristiani, dan jangan berikan jalan kepada keputusasaan, secara khusus saat
kita bertemu dengan mereka yang tidak dapat kita bantu dengan cara yang kita
inginkan,” kata Bapa Suci.
Paus
Leo mencatat bahwa Karitas Katolik Amerika Serikat “tidak berarti kebal
terhadap tantangan-tantangan tersebut”.
“Belum
lagi, itu persis ketika kita dihadapkan dengan rintangan yang mengharuskan kita
belajar mendengarkan suara Yesus yang mengatakan kepada kita sekali lagi, ‘Saya
besertamu selalu’” seru Bapa Suci.
Pada
akhir Maret 2026, pemerintah Amerika Serikat memotong pendanaan untuk program
yang dijalankan oleh Keuskupan Agung Miami, yang menyediakan layanan
pendampingan bagi kaum minoritas selama beberapa dekade.
Operasi
‘Pedro pan’ telah membantu Kantor Pemukiman bagi Para Pengungsi menempatkan
anak-anak dalam perawatan keluarga asuh atau panti asuhan dan menyatukan
kembali mereka dengan anggota keluarga sejak tahun 1960.
Bapa
Suci juga mendorong “upaya mulia” dari Karitas Katolik AS untuk melanjutkan
“pelayanan belaskasih Tuhan, terutama kepada mereka yang paling hina di antara
kita”.
“Dalam
melakukannya, hendaknya kalian selalu berusaha untuk menemukan solusi atas
situasi yang tidak manusiawi,
menyingkirkan penderitaan dari setiap individu maupun keluarga, dan meringankan
beban dari mereka yang ditekan oleh kesulitan dan perselihan,” kata Bapa Suci.
“Dalam semua situasi tersebut, kiranya Kasih Kristus melengkapi diri kalian
dalam seluruh pekerjaan yang kalian lakukan”.
Karitas
Katolik Amerika Serikat mencakup lebih dari 170 keuskupan yang menjadi
anggotanya dan merupakan salah satu organisasi pelayanan terbesar di Amerika
Serikat.
Bapa
Suci mengingatkan bahwa kasih kepada sesama memberikan bukti nyata akan kasih
sejati seorang Kristiani kepada Tuhan.
Para
pelaku karitas Katolik, kata Bapa Suci, harus digerakkan oleh “keinginan untuk
membawa kepada yang lain bantuan
material dengan kasih yang ada pada hati Yesus, sebab dari kasih inilah mereka
akan menemukan kedamaian sejati dan martabat mereka dihormati”.
Melalui
pendampingan kepada mereka yang kurang beruntung, Bapa Suci menambahkan,
Karitas Katolik menyentuh Tubuh Kasih Kristus.
Pada
bagian penutup, Bapa Suci Leo XIV mengajak Badan Direksi untuk mengetahui bahwa
Kebangkitan Kristus “membuat segalanya menjadi baru” dan membiarkan karya
organisasi dibimbing oleh pengharapan Paskah.
“Saya
menyampaikan harapan terbaik untuk misi mulia Anda dan meyakinkan Anda serta
semua kolega Anda bahwa saya akan selalu mengingat Anda dalam doa saya”.


Posting Komentar
Terima Kasih Atas Partisipasi Anda dalam kolom komentar.