Paus Leo kepada
lembaga amal dari Keuskupan Agung Köln: Gereja harus bersaksi akan
kebenaran dalam karya amal kasih
Dalam pertemuan dengan utusan dari Keuskupan Agung Köln,
Jerman, Bapa Suci Leo XIV mendorong Gereja di semua negara untuk saling
mendukung terhadap keuskupan lainnya dan memberikan kesaksian tentang kebenaran
dalam karya amal kasih.
Paus Leo XIV bertemu dengan perwakilan Kantor Keuskupan
untuk Gereja Universal dan Dialog dalam perayaan 50 tahun berdirinya lembaga
tersebut di Keuskupan Agung Köln, Jerman (30/04).
Bapa Suci
mengatakan bahwa terdapat kesempatan untuk merefleksikan universalitas Gereja
dan betapa pentingnya dialog.
“Dalam terang
Kebangkitan Kristus, Gereja menyadari dirinya sebagai adaan yang diutus untuk
semua orang-tidak dengan paksaan, tetapi dengan melahirkan kesaksian akan
kebenaran dalam karya amal kasih”, kata Bapa Suci. “Dialog, pada gilirannya,
memperkuat persekutuan, membuka pemahaman dan melayani atas dasar damai”.
Melalui dialog
dan persekutuan, Kristus membuat Gereja sebagai sebuah tanda persatuan dan
harapan bagi dunia serta menarik segala sesuatu kepada diri-Nya.
Bapa Suci memuji
Keuskupan Agung Köln atas keterbukaan dirinya sebagai “nabi” untuk Gereja universal,
yang mewujud dalam ekspresi untuk mengumpulkan, saling berbagi dan berdialog.
Bapa Suci
mengenang kembali tentang Keuskupan Agung Köln membangun hubungan kemitraan dengan
Keuskupan Agung Tokyo pada tahun 1954 dan membentuk beberapa lembaga bantuan
termasuk Misereor dan Adveniat.
“Visi Gereja
yang sungguh universal, yang dipanggil untuk bersolider di luar batas Eropa dan
didukung melalui budaya dialog, tetap menjadi inti dari identitas organisasi
Anda”, kata Bapa Suci.
Sebagai
informasi, Misereor dan Adveniat adalah dua organisasi bantuan
internasional utama milik Gereja Katolik Jerman yang berfokus pada solidaritas
global. Misereor berfokus melawan kemiskinan, kelaparan dan
ketidakadilan di negara-negara selatan global yakni Afrika, Asia dan Amerika
Latin, tanpa memandang suku, agama atau gender, sementara Adveniat
berfokus pada dukungan bagi Gereja Katolik di Amerika Latin dan Karibia dalam
pelayanan pastoral, pendidikan dan bantuan sosial masyarakat miskin.
Keuskupan Agung
Köln
juga menjadi sebuah anggota pendiri dari Meeting of Aid Agencies for Eastern
Churches (ROACO), yang menawarkan bantuan untuk Gereja Timur dan
daerah-daerah yang terdampak kelaparan, banjir dan perang.
Bantuan lain
yang juga dipromosikan oleh Keuskupan Agung Köln ini ialah beasiswa studi untuk para
seminaris dan asistensi untuk para imam yang tua.
Bapa Suci Leo
juga mengenang kembali betapa Keuskupan Agung Köln juga turut membantu Keuskupan di Peru
yang kala itu beliau adalah Uskupnya. Bantuan itu termasuk pembelian mesin
produksi oksigen yang menyelamatkan banyak kehidupan.
“Melalui pelanan
Anda yang luarbiasa”, kata Bapa Suci, “dimensi universalitas dari Gereja itu
menjadi tampak dan konkret, membina solidaritas, memperteguh dasar kesatuan dan
menjadi saksi Injil tentang kedamaian di dunia yang sering ditandai dengan
perpecahan dan kesengsaraan”.
Pada bagian
penutup dari sambutannya, Paus Leo XIV mengundang Keuskupan Agung Köln untuk
melanjutkan misi cinta kasih, secara khusus dukungannya terhadap umat Kristen
di Timur Tengah dan terhadap siapa saja yang dengan terpaksa meninggalkan tanah
air mereka.
“Saya mendorong
mu”, katanya, “untuk terus bertekad dalam misi cinta kasih ini, agar mereka
tetap dapat merasakan kedekatan Gereja universal”.
(Disadur dari
vaticannews.va, Pope Leo: Church must bear witness to truth in charity)
.jpeg)
Posting Komentar
Terima Kasih Atas Partisipasi Anda dalam kolom komentar.