Intensi Doa Bapa Suci di Bulan Mei:
“Semoga setiap orang
dapat makanan”
Bapa Suci Leo XIV mengeluarkan intensi doanya selama bulan
Mei 2026 ini dan dia mengajak semua orang Katolik mendoakannya agar setiap
orang memungkinkan mendapatkan makanan, sebagaimana yang ia tekankan bahwa
terdapat jutaan saudara-saudari yang terus berjuang untuk mengatasi lapar
sementara ada begitu banyak makanan yang terbuang percuma.
Bapa Suci mengajak setiap orang Katolik di seluruh dunia
untuk bersama dia berdoa selama bulan Mei ini agar setiap orang bisa
mendapatkan makanan. Ajakan ini dituangkan dalam sebuah video hari Kamis
(31/04) dengan topik “Berdoa bersama Paus” yang dipersiapkan oleh “Pope’s
Worldwide Prayer Network”.
Di dalam doanya, Bapa Suci menyadari bahwa ada begitu banyak
saudara dan saudari yang masih berjuang untuk makan dan minum.
Dengan meratapi banyaknya makanan yang terbuang di atas meja
kita, Bapa Suci berdoa agar Tuhan “membangunkan dalam diri kita sebuah
kesadaran baru: bahwa kita belajar untuk bersyukur atas setiap makanan,
mengonsumsi secara sederhana, berbagi dengan sukacita dan peduli terhadap hasil
bumi sebagai sebuah anugerah dari-Mu, diperuntukkan bagi semua, bukan hanya
sebagian orang”.
Bapa Suci berdoa agar Tuhan Yesus membuat kita mampu
“mentransformasi logika mengonsumsi secara egois ke dalam budaya solider,”
melalui komunitas-komunitas kita dengan gerakan-gerakan yang konkret, termasuk
melalui kampanye, pengumpulan makanan dan membentuk gaya hidup yang dijalani
secara sadar dan bertanggungjawab.
“Kamu yang mengutus kepada kami Putra terkasih-Mu,
Yesus, pecahkanlah roti demi kehidupan
dunia”, doa Bapa Suci, “berilah kami sebuah hati yang baru, rasa lapar akan
keadilan dan rasa haus akan persaudaraan”.
Bapa Suci menutup doanya dengan mengatakan: “semoga tidak
ada orang yang terkecualikan dari meja makan bersama, dan semoga Roh-Mu
mengajar kami untuk melihat makanan tidak sebagai sebuah obyek konsumsi tetapi
sebagai sebuah tanda persekutuan dan kepedulian. Amin”.
Sebuah Isu Global
Berdasarkan “World Food Programme’s 2026 Global Outlook”,
terdapat 318 juta orang tengah menghadapi krisi makanan atau bahkan situasinya
menjadi sangat memburuk di tahun ini.
Lembaga tersebut memberi peringatan bahwa konflik yang
terjadi di Timur Tengah bisa menambah 45 jutaan orang masuk ke dalam situasi
krisis ini.
Dalam siaran pres yang menyertai video doa Bapa Suci
tersebut, Pastor Cristóbal Fones, seorang direktur internasional dari “Pope’s
Worldwide Prayer Network”, mengatakan bahwa intensi ini sangat berarti.
“Doa ini,” katanya, “
dari dari hati Bapa Suci. Itu (kesengsaraan akibat kelaparan) melukainya begitu
dalam bahwa ada begitu banyak orang di dunia tidak bisa mengakses sesuatu yang
sangat penting dan manusiawi seperti makanan. Inilah mengapa dia (Bapa Suci)
meminta setiap orang untuk tidak bertahan pada sikap acuh tak acuh tetapi
mengambil tindakan yang berarti, pertama dengan berdoa, kemudian dengan
solidaritas”.
Doa bersama dengan Bapa Suci
Dalam Nama Bapa, dan Putera
dan Roh Kudus. Amin.
Allah Pencipta,
Kamu memberi kami bumi yang
subur dan, dengan itu,
kami memperoleh roti setiap
hari,
sebagai tanda Kasih dan
penyertaan-Mu.
Hari ini kami mengetahui
dengan penuh duka,
bahwa jutaan saudara/i kami
masih berjuang melawan rasa lapar,
sementara ada begitu banyak
makanan sisa di meja kami.
Bangunkanlah dalam diri kami,
suatu kesadaran baru,
supaya kami belajar bersyukur
atas setiap makanan,
mengkonsumsinya secara
sederhana,
berbagi dengan sukacita,
dan peduli terhadap hasil
bumi yang merupakan anugerah dari Mu,
ditujukan untuk semuanya,
bukan hanya untuk beberapa saja.
Bapa yang Baik,
buatlah kami mampu mengubah
logika konsumsi kami yang bersifat egois
ke dalam budaya solider.
Semoga komunitas-komunitas
kami mempromosikan gerakan-gerakan konkret:
kampaye kesadaran,
mengumpulkan makanan,
dan memiliki gaya hidup yang
sadar dan bertanggungjawab.
Kamu, yang mengutus Putera
terkasih-Mu kepada kami, Yesus,
pecahkanlah roti untuk
kehidupan dunia,
berilah kami hati yang baru,
lapar akan keadilan dan haus
akan persaudaraan.
Semoga tidak ada seorang pun
yang terkecualikan dari meja makan bersama,
dan semoga Roh Kudus Mu
mengajar kami untuk melihat makanan tidak hanya sebagai obyek konsumsi tetapi
sebagai tanda persekutuan dan kepedulian. Amen.
(Disadur dari vaticannews.va,
“Pope’s May prayer intention: ‘That
everyone might have food’, 30 April 2026)

Posting Komentar
Terima Kasih Atas Partisipasi Anda dalam kolom komentar.